Wednesday, June 3, 2009

SAY NO TO RS. OMNI TANGGERANG


Sebenernya hari ini mau nulis tentang si seksi manohara.... tapi manohara bisa menunggu... ada hal lain yang lebih PENTING untuk kita bicarakan hari ini....

PRITA MULYASARI (Foto diambil dari kompas.com) ..... siapa dia?..... dia adalah ibu rumah tangga berusia 32 tahun, punya anak dua yang masih kecil dan sama seperti kita-kita warga kelas menengah di republik kita ini yang gue mulai sangsikan kecintaannya kepada rakyatnya. ada yang kenal dia... pasti banyak yang bilang tidaaaaaak, ngga peduli, emang gue pikirin dan siapa sih dia... saya sendiri ngga kenal dia, tapi ada pengalaman pahit dia yang ingin saya share di blog ini.

siapa sih yang ingin sakit, tapi rupanya hari itu si bu prita ini sakit yang harus kerumah sakit. dipilihlah RS OMNI Tanggerang karena dekat dengan rumah beliau di serpong. ternyata pengalaman pahit dia belum berakhir, udah salah diagnosa masih disuntik obat-2an dosis tinggi. akhirnya dia pulang dengan dongkol. dan dia menuliskan PENGALAMAN dia di email dan kirim ke 10 rekan dekatnya. kisah CURHATnya ini lantas disebarkan oleh temannya yang simpati atas pengalaman pahitnya dia. beberapa saat kemudian menyebarlah email tersebut ke milis-milis dan email-email warga negara yang melek informasi.

rupanya tindakan kolektif itu (ingat ini dilakukan oleh seluruh orang yang simpati sama prita bukan sama pritanya sendiri) membuat panas rumah sakit tersebut. rupanya selain tidak becus merawat pasien rumah sakit ini juga tidak dewasa menghadapi kritik membangun. dari pada memilih membenahi kualitas dan sistem manajemen nya dan berempati kepada Prita, dia memutuskan untuk membrondong Prita dengan pasal-pasal hukum (yang Undang2nya belum setahun jalan) menyewa pengacara mahal, membeli slot iklan di kompas mahal-mahal , menyewa ahli IT untuk membalas ke-seluruh penerima email. yang akhirnya menyeret Prita ke penjara LP wanita tanggerang. saat ini prita terancam hukuman sampai 6 tahun penjara. dan dia sudah divonis membayar ganti rugi 100 juta untuk biaya iklan klarifikasi RS OMNI di koran.

ya.... sekarang Ibu itu meninggalkan anak-anaknya dirumah tanpa kasih seorang Ibu. rumah sakit dan dokter-dokter di RS OMNI Tanggerang telah menunjukan Jatidirinya sebagai dokter dan pengurus RSyang EGOIS, MERASA SELALU BENAR, TIDAK PUNYA PERASAAN, DAN TIDAK ADA KEPEDULIAN TERHADAP PELANGGAN. dan RS BE*AT macam itu tidak layak untuk mengobati saya.

kebayang jika mereka tega memenjarakan Ibu doa orang anak karena menceritakan pengalaman pribadinya yang juga merupakan PASIENNYA harus merawat anda. jika mereka tidak punya rasa EMPATI terhadap anda sebagai pasien bagaimana mereka bisa MENYEMBUHKAN anda. tingkah laku tersebut tidak melihat anda sebagai manusia yang butuh pertolongan akan tetapi hanya barang dagangan yang bisa menghasilkan UANG.

untuk adik ku tercinta yang akan menjadi seorang dokter. aku rela membantu mu semampu hidupku, asal kau tidak ikut menjadi srigala-srigala berjubah putih yang menguras harta dan tega memenjarakan pasiennya. hidup itu lebih mulia bila membantu orang kesusahan dibandingkan rupiah yang tidak pernah akan memuaskan mu.

dan apakah tulisan ini akan membuat saya dipenjara selayaknya prita.... kita lihat saja... tapi terlepas siapa yang benar dan siapa yang salah di kasus Prita ini, saya tidak akan mundur dalam menyuarakan hak sipil dalam bersuara, menyuarakan aspirasinya, dan menumpas kezaliman di Indonesia.

GUSUR

1 comment: